LES PRIVAT GANESA, GURU KE RUMAH BANDUNG, GURU PRIVAT BANDUNG, SUPER INTENSIF, LES PRIVAT SD SMP SMA UAN SBMPTN SIMAK UI UNTUK DAERAH JBANDUNG CIMAHI DAGO SARIJATI
Les privat Bandung, Les Privat ke rumah, Guru Les Privat Bandung, Guru ke Rumah, Guru Privat ke Rumah, Guru Les ke Rumah, SuperCamp, Program SuperCamp Ui, Guru Les Privat ke Rumah, Super Intensif UAN/UN/UASBN, Super Intensif SBMPTN/SNMPTN/SIMAK UI.

Cara Unik Sri Sultan Layani Mahasiswa Miskin

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/04/1514111620X310.JPG
SUPERIOR QUANTUM - Ada cara unik yang dipilih Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk membuka peluang mahasiswa miskin berprestasi di wilayahnya untuk menyelesaikan studi S-1. Caranya, membayar biaya kuliah mahasiswa tersebut dengan sebuah pohon jati berusia 15 tahun.

Ia menjelaskan, sampai saat ini program tersebut telah berjalan selama tiga tahun dan melibatkan sedikitnya enam perguruan tinggi negeri/swasta. Kebijakan "nyentrik" ini sengaja diambil untuk menyiasati terbatasnya peluang masyarakat miskin dalam mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas.

Tidak main-main, Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta menyediakan lahan bebas seluas 10 hektar milik kabupaten/kota. Lahan tersebut akan ditanami ratusan pohon jati yang nantinya akan dimanfaatkan untuk mengganti biaya mahasiswa yang mengambil jenjang S-1 di perguruan tinggi bersangkutan.

"Seandainya satu kampus menggratiskan lima mahasiswa, itu kan sudah lumayan. Harga pohon jati setelah 15 tahun itu sepadan dengan biaya mahasiswa saat berkuliah," ujar Sultan.

Sebagai informasi, pemerintah telah menjamin hak pendidikan tinggi mahasiswa miskin melalui beasiswa Bidik Misi. Beasiswa tersebut diberikan pemerintah kepada sekitar 20.000 mahasiswa melalui perguruan tinggi negeri.

Akan tetapi, mahasiswa miskin yang menempuh studi di perguruan tinggi swasta belum mendapatkan pelayanan serupa. Terakhir, usulan pemerintah untuk memberikan beasiswa Bidik Misi kepada dua ribu mahasiswa di perguruan tinggi swasta juga ditangguhkan oleh Kementerian Keuangan, menyusul tak tersedianya anggaran karena harga BBM batal dinaikkan.

Hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar Rapat Kabinet Terbatas Bidang Pendidikan di Gedung Kemdikbud. Didampingi Wakil Presiden Boediono serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, berikut beberapa menteri lain dan gubernur sejumlah provinsi, agenda rapat membahas pembangunan pendidikan nasional.(kompas.com)
 
Copyright © 2013 - Guru Les Privat SD SMP SMA Alumni UAN SBMPTN SIMAK UI - Les Privat Salemba. All right reserved